7 Pencapaian Muslim Dibidang IPTEK Yang Luar Biasa di Masanya
Penggalian sejarah dunia Islam satu dekade terakhir telah mengantarkan kepada kita bukti-bukti yang kuat akan kejayaan dunia muslim timur tengah dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Ada banyak pencapaian para ilmuwan muslim dari abad 8 masehi sampai abad 16 masehi. Kita sudah kenal bapak algoritma yaitu Alkhawrizmi yang merupakan salah satu Ilmuwan muslim yang masyhur. Meski ada cukup banyak catatan sejarah yang mengemukakan tentang berbagai macam penemuan saintifik di dunia muslim saat itu, namun di sini kami hanya membatasi pada 7 penemuan muslim saja.
1. Kitab Revolusi Hijau Abad 10 Masehi
5. Kitab al-Manazir (Buku optik)
Al-Haitham dikenal sebagai perintis bidang optik, yang terkenal lewat bukunya bertajuk Kitab al-Manazir (Buku optik). Untuk membuktikan teori-teori dalam bukunya itu, sang fisikawan Muslim legendaris itu lalu menyusun Al-Bayt Al-Muzlim atau lebih dikenal dengan sebutan kamera obscura, atau kamar gelap.
6. 107 rumus atau resep penggunaan mesiu
Hasan Al-Rammah dalam bukunya berjudul Al-Furusiyyah wa Al-Manasib Al-Harbiyyah, ilmuwan Muslim kelahiran Suriah itu berhasil menulis sebanyak 107 rumus atau resep penggunaan mesiu.
Sebanyak 22 resep mesiu yang diraciknya khusus digunakan untuk roket. Menurut Al-Rammah, komposisi bahan untuk meluncurkan sebuah roket terdiri dari 75 persen potasium nitrat, 9,06 persen sulfur dan 15,94 persennya karbon. Perhitungan yang dilakukan Al-rammah pada abad ke-13 M itu sudah mampu mendekati komposisi ideal, yakni 75 persen potasium nitrat, 10 persen sulfur, dan 15 persen karbon.
7. Bapak Kedokteran Bedah
Lahir pada 938 Masehi di utara Córdoba di Al Zahra, kota kerajaan Abdulrahman III, Abu al-Qasim Khalaf ibn al-'Abbas dikenal sezaman dengan al-Zahrawi, dan nama Latinnya adalah Abulcasis. Al-Zahrawi hanya menulis satu buku, 'Ajizja' Kitab al-Tasrif li-man al-Ta'lif Sebuah kompendium 30 volume pada obat-obatan, operasi, farmasi dan topik kesehatan lainnya dikumpulkan selama 50 tahun karirnya. Volume terakhir nya, 300-halaman Pada Bedah, adalah buku pertama untuk pengobatan operasi sebagai subjek terpisah dan risalah ilustrasi bedah pertama . Meliputi ophthalmology, kebidanan, ginekologi, kedokteran militer, urologi, ortopedi dan banyak lagi, Buku itu tetap menjadi referensi standar bedah di Eropa sampai akhir abad ke-16. Al-Zahrawi telah menggunakan tinta sebelum operasi untuk menandai sayatan pada kulit pasiennya ', sekarang menjadi prosedur standar di seluruh dunia. Dia adalah orang pertama yang menggunakan Catgut untuk menjahit luka internal, sutra untuk bedah kosmetik dan kapas sebagai pembalut operasi.


Posting Komentar untuk "7 Pencapaian Muslim Dibidang IPTEK Yang Luar Biasa di Masanya"