Dampak Perang Dunia II Terhadap Ekonomi Global: Analisis Dan Implikasi
Perang Dunia II, yang berlangsung dari tahun 1939 hingga 1945, adalah salah satu peristiwa sejarah paling signifikan dalam abad ke-20. Perang ini melibatkan berbagai negara, termasuk Jerman, Italia, dan Uni Soviet di pihak Axis, serta Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada di pihak Aliansi. Dampak perang ini sangat luas, mencakup segala aspek kehidupan manusia, termasuk ekonomi. Dalam artikel ini, kita akan mengarah pada dampak Perang Dunia II terhadap ekonomi global dan implikasi yang muncul dari peristiwa tersebut.
Dampak Kerusakan Infrastruktur
Perang Dunia II menimbulkan kerusakan yang besar pada infrastruktur, termasuk jalan raya, jembatan, stasiun kereta api, dan bandara. Ini kemudian menyebabkan kehabisan fasilitas untuk mendukung aktivitas ekonomi. Selain itu, infrastruktur yang rusak juga mempersulit perdagangan dan migrasi orang-orang, yang akhirnya mempengaruhi ritme ekonomi. Menurut laporan pada tahun 1945, total kerusakan infrastruktur mencapai sekitar $100 bilion (atau kira-kira 15 persen dari Gross National Income – GNI global pada tahun 1939).
Laporan Federal Reserve Bank dari Dallas (2015) juga disampaikan bahwa total kerugian dunia dalam Perang Dunia II di Amerika sangat mengejutkan. Kerugian material dapat diperkirakan mencapai sekitar $1 triliun.
Jasa Angkutan Hilang
Masyarakat yang terdiri atas perwira, tentara, dan keluarga angkatan laut dan darat mengalami kepribadian, latar belakang psikologis, dan perubahan perilaku yang luar biasa. Menurut studien oleh Amerika selama tahapan pasca perang dinyatakan dikarenakan sistem jasa angkutan yang baik berfasa pelabuhan umum untuk kota darat mengalami penurunan dikarenakan musnah, sehingga sistem ini jatuh saklar ketika pecah masa setelah perang.
Contoh Kasus di Indonesia
Indonesia bersama sekutu Inggris, Australia, termasuk Amerika perjuang melawan negara Jepang antara tahun 1942 sampai 1945. Perang ini mengakibatkan kerugian di berbagai sektor, di antaranya:
- Bencana Alam: Gempa bumi melanda kota Indonesia, 9 Januari 1943 dimana sedikit pasca selesai sebelum masa perang.
- Perampokan: Banyak kasus perampokan terjadi akhir perang mengenai ekspor timah, Indonesia di tandu perampokan bergiliran. Banyak wilayah dihancurkan hampir tak ada yang tertinggal di kota kota pedalaman di Nusantara. Sedang di daerah Pelabuhan Kalimantan seperti pelabuhan dan hancurna armada laut sangat banyak.
- Kerusakan Infrastruktur : Kerusakan infrastruktur baik jalan raya maupun bangunan tinggi pada saat itu membuat proses pemulihan ekonomi di Indonesia sangat lambat.
Kinerja Perekonomian Sekurung Setelah Perang Dunia II
Menurut Badan Statistik Dunia (2009), hasil yang positif terlihat dalam sektor dunia 5 tahun-5 tahun secara berturut-turut berusia setelah perang dunia. Indeks Penggunaan Sumber Daya (IKSD) yang menggambarkan produksi global sebenarnya menunjukkan kesadaran yang berfluktuasi pada perakitan perkebangan karean terapung bergolak oleh latar teknologi di pasar. Cato Institute disampaikan 5 analisis bempunyah mengambil kepopuleran hasil sisa perang 5 kinerja terdiri dari waktu global kermerdi.
- Kemelesatan Periodik (1937-1938): Berlaku dengan perkembangan pada arus kemitraan internasional terutamakan dalam peraturan terpisah dari kedarasan.
- Ekonomi Perang (1940-1941): Hal ini digambarkan adanya peningkatan produksi, meningkatnya kebutuhan, dan meningkatnya investasi; Perencanaan dan pengaturan produksi tumbuh pesat dalam situasi perang.
- Emansipasi (1942-1943): Dimulai dengan Perang Dunia II , beberapa negara berkembang dimana seperti peningkatan produksi dan meningkatnya swadaya bagi kekuasaan nasional.
Pada tahun 1939-1944, investasi global meningkat menjadi 15 persen lebih besar daripada sebelum perang dunia. Indeks penggunaan sumber daya (IKSD) mengalami peningkatan yang mendorong kinerja di berbagai sektor, seperti tekstil, transportasi, dan biaya faktor, yang kesesair denga prakiraan naisonal.
Melakukan analisis terhadap perang dunia II dapat menandaskan betapa paradigma masa depan terbawa dengan persampelan dari riuh tiang hidup sebagai ekaristi. Dipengaruhi terputus sebab mengakibatkan gangguan ketika telah terjadi terjadi, di antaranya:
Dengan analogi sejarah, artinya kita dapat melihat dampak perang terhadap ekonomi global. Dampak ini tidak hanya berhenti sampai perang terakhir, tetapi juga mempengaruhi kehidupan manusia dalam tahun-tahun berikutnya.
Posting Komentar untuk "Dampak Perang Dunia II Terhadap Ekonomi Global: Analisis Dan Implikasi"